Nama Alfi menjadi perhatian karena BEM di Universitas Pamulang disebut tidak aktif sejak lama.
Alfi disebut berdiri bersama BEM Bersatu dan melabelkan diri sebagai Ketua BEM FEB Unpam.
Baca Juga:
Bikin Penasaran, Mbappe Ganti Selebrasi Ikonik dengan Gaya Tiup Seruling
Dalam forum tersebut, BEM Bersatu menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang dinilai memprotes kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
Nama Alfi sebagai Ketua BEM FEB Unpam masuk dalam daftar anggota BEM Bersatu bersama sejumlah nama dari kampus lain.
Daftar tersebut memuat Wildan Ricky sebagai Ketua BEM Fakultas Hukum UNISIA, Muhammad Yani dari BEM Fakultas Hukum UIJ, Ardi Zulkifly sebagai Ketua BEM FISIP UNAS, Ardiansyah sebagai Ketua BEM Institut Al-Aqidah, Ahmad Ghazy dari BEM Psikologi UNJ, Alfi sebagai Ketua BEM FEB Unpam, Rahmat Djimbula sebagai Ketua BEM Hukum UIC, Dicky dari BEM F.IPS Unindra, Ahmad dari BEM Fakultas Teknik Universitas BSI, serta Rezky Anandar dari BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Manajemen Administrasi Institut STIAMI.
Baca Juga:
Ingin Kurus Cepat? Dokter Peringatkan Risiko Penurunan Berat Badan Secara Ekstrem
Rahmat Djimbula yang disebut sebagai perwakilan BEM Bersatu sekaligus Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Ibnu Chaldun atau FH UIC sebelumnya menyatakan sikap penolakan terhadap gerakan mahasiswa yang ditunggangi kepentingan politik praktis.
Namun, kemunculan nama BEM Unpam dalam daftar tersebut justru memunculkan polemik baru karena pihak KBM dan Humas Unpam sama-sama menyatakan BEM Unpam sudah tidak aktif.
Polemik ini membuat penggunaan nama BEM Unpam dalam forum BEM Bersatu dipertanyakan, terutama menyangkut legitimasi, representasi, dan tanggung jawab organisasi kemahasiswaan di ruang publik.