"Kemudian di rumah milik S Ngawen terjaring 5 pelajar SMK," terang dia.
Setelah itu, polisi langsung melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan wali murid bagi siswa yang terjaring. Setelah itu, mereka kemudian melakukan konfirmasi dan koordinasi dengan pihak sekolah dan wali murid dan dilakukan pembinaan dan penyuluhan.
Baca Juga:
Kasus Pemerkosaan Santriwati, Pendiri Ponpes Pati Resmi Diperiksa sebagai Tersangka
Selanjutnya para siswa diserahkan kepada pihak sekolah dan orang tua untuk bimbingan lebih lanjut. Ke depan pihaknya akan semakin giat melakukan operasi dengan sasaran pelajar-pelajar yang berada di luar sekolah pada jam pelajaran.
Di antaranya seperti warung, pusat perbelanjaan dan lokasi strategis lainnya yang sering jadi tempat nongkrong pelajar yang bolos sekolah. Karena dengan adanya sejumlah pelajar yang nongkrong bersama-sama di luar sekolah cukup rawan dan berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat.
"Kami juga melakukan penertiban sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi/ standart tujuannya untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di Kapanewon Ngawen serta mencegah terjadinya balap liar," tandasnya. [rsy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.