WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah bergerak cepat dalam memberikan informasi yang akurat dan menenangkan terkait kemunculan kasus Hantavirus yang belakangan menjadi perhatian publik.
Selain memastikan keterbukaan informasi, ia juga menekankan pentingnya kesiapan fasilitas dan infrastruktur kesehatan guna mengantisipasi potensi penyebaran virus tersebut di Indonesia.
Baca Juga:
Idul Adha 1447 H, Puan Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Semangat Berbagi
“Pemerintah harus hadir lebih cepat dalam dalam memberikan kepastian informasi dan perlindungan masyarakat dalam menghadapi ancaman Hantavirus. Termasuk ketepatan informasi agar masyarakat tenang dan tidak panik dengan munculnya kasus virus ini,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Senin (11/5/2026).
Perhatian dunia terhadap Hantavirus meningkat setelah muncul kasus pada kapal pesiar mewah MV Hondius yang tengah berlayar di Samudera Atlantik.
Tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus tersebut. Peristiwa itu memicu kekhawatiran internasional karena salah satu varian Hantavirus, yakni Andes virus, diketahui dapat menular antarmanusia dalam kondisi tertentu.
Baca Juga:
Wanti-Wanti Soal Penyusunan APBN 2027, Puan Soroti Efek Dolar Rp17.500
Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus dari genus Orthohantavirus yang umumnya dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut.
Virus ini termasuk penyakit zoonosis, yakni penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia melalui kontak langsung maupun paparan lingkungan yang terkontaminasi.
Di Indonesia, kasus Hantavirus ternyata juga telah ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 23 kasus yang tersebar di sembilan provinsi.