Karena itu, Pemerintah diminta hadir memberikan penjelasan yang jelas, terbuka, dan mudah dipahami publik.
“Karena itu, Negara perlu memastikan bahwa setiap informasi mengenai penyakit menular disampaikan secara transparan dan bertanggung jawab agar tidak memunculkan ketakutan maupun kebingungan di tengah masyarakat,” pesan Puan.
Baca Juga:
Puan Dukung Permenaker Outsourcing 2026, Tekankan Perlindungan Pekerja Harus Diperkuat
Sebagai langkah antisipasi, Puan meminta Pemerintah segera memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pola penularan Hantavirus, kelompok yang rentan terpapar, langkah pencegahan, hingga tingkat risiko virus tersebut bagi masyarakat umum.
“Bagaimana pola penularannya, siapa kelompok yang paling rentan, bagaimana langkah pencegahannya, dan sejauh mana tingkat risikonya bagi masyarakat umum,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam perlindungan publik.
Baca Juga:
Puan Maharani Soroti Kasus Kekerasan Daycare di Yogyakarta, Desak Pengawasan Diperketat
Menurutnya, ketika masyarakat tidak memperoleh informasi yang memadai, maka ruang bagi disinformasi dan kepanikan akan semakin besar.
“Maka penting agar Pemerintah memperkuat komunikasi publik kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat dan mudah dipahami. Bukan hanya berbasis penjelasan teknis yang sulit diakses publik luas. Sosialisasi harus menyentuh langsung akar rumput,” papar Puan.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.