Banjir merendam empat kecamatan, yakni Pekalongan Timur, Pekalongan Barat, Pekalongan Selatan, dan Pekalongan Utara, dengan tinggi muka air berkisar antara 20 hingga 100 sentimeter.
Hingga Minggu malam (18/1/2026), genangan air masih terpantau di sejumlah titik dengan ketinggian 10 hingga 100 sentimeter.
Baca Juga:
BNPB Tinjau Pengungsian dan Distribusi Bantuan Banjir di Pulo Gadung
Tercatat sebanyak 8.692 kepala keluarga terdampak, namun tidak ada laporan korban jiwa.
Sejak awal kejadian, personel BPBD setempat telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat, termasuk evakuasi warga ke tempat aman serta pelaksanaan kaji cepat di lokasi terdampak.
Di Provinsi Jawa Barat, banjir masih menggenangi sejumlah wilayah hingga Minggu (18/1/2026). Ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 110 sentimeter.
Baca Juga:
Jumlah Pengungsi Menurun, BNPB Percepat Pemulihan Pasca Bencana di Tiga Provinsi
Kondisi banjir yang menggenangi 34 desa di wilayah Kabupaten Bekasi, pada Minggu (18/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kabupaten Bekasi].
Banjir ini terjadi sejak Sabtu (17/1/2026) akibat hujan lebat yang disertai sistem drainase yang tidak berfungsi optimal. Sebanyak 34 desa dan 3 kelurahan yang tersebar di 16 kecamatan terdampak banjir tersebut.
BPBD Kabupaten Bekasi mencatat total 22.724 kepala keluarga terdampak hingga Minggu malam dan masih terus melakukan pembaruan data di lapangan.