Sementara itu, empat unit rumah lainnya masih dalam proses penilaian tingkat kerusakan oleh petugas BPBD.
Kerusakan tercatat terjadi di Kecamatan Alak dan Kecamatan Kota Raja. Hingga saat ini, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga:
Hujan Lebat Picu Banjir di Jember, Karawang Masih Tergenang dan Karhutla Terjadi di Kalteng
Menyikapi kondisi cuaca dan puncak musim hujan, BNPB mengimbau pemerintah daerah bersama masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Kondisi rumah warga yang rusak akibat angin kencang di Kecamatan Alak dan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (17/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kota Kupang].
Upaya mitigasi dan pencegahan perlu dilakukan sejak dini oleh seluruh pihak, antara lain dengan memastikan pemahaman masyarakat terhadap jalur evakuasi, kesiapan perlengkapan darurat, ketersediaan lokasi pengungsian, serta penyediaan tas siaga bencana di setiap keluarga.
Baca Juga:
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Tapin, Banjir di Malang Mulai Surut
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.