Selain itu, terdapat 1.336 kepala keluarga atau sekitar 5.344 jiwa yang mengungsi di 11 titik pengungsian.
Kondisi banjir yang menggenangi 34 desa di wilayah Kabupaten Bekasi, pada Minggu (18/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kabupaten Bekasi].
Baca Juga:
BNPB Tinjau Pengungsian dan Distribusi Bantuan Banjir di Pulo Gadung
Masih di Jawa Barat, banjir juga melanda Kabupaten Indramayu. Peristiwa banjir terjadi pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 23.40 WIB dan mulai berangsur surut pada Minggu (18/1/2026).
Banjir berdampak pada satu desa di satu kecamatan, yakni Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang.
Dampak yang ditimbulkan antara lain 60 unit rumah terendam serta sekitar 1,5 hektare lahan persawahan terdampak genangan.
Baca Juga:
Jumlah Pengungsi Menurun, BNPB Percepat Pemulihan Pasca Bencana di Tiga Provinsi
Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang juga terjadi di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (17/1/2026) pukul 00.57 Wita.
Angin kencang menyebabkan kerusakan pada rumah warga, dengan rincian lima unit rumah mengalami rusak berat, tiga unit rusak sedang, dan lima unit rusak ringan.
Kondisi rumah warga yang rusak akibat angin kencang di Kecamatan Alak dan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (17/1/2026). [Sumber foto: BPBD Kota Kupang].