“Komposisi masyarakat beragama di Indonesia hampir mirip dengan komposisi agama secara keseluruhan di Indonesia. Simbol pluralitas di provinsi ini terawat dengan baik dan Kaltim pernah mendapat penghargaan Harmony Award dari Kementerian Agama,” terang Hadi.
Untuk mewujudkan kondisi yang terus kondusif tersebut, pemerintah Kaltim terus melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak untuk terus menjamin harmoni dan toleransi.
Baca Juga:
IKN Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Benarkah Lebih Cocok Jadi Destinasi Wisata?
Semangat persatuan dan kesatuan ini harus terus dipupuk dan dipegang oleh seluruh masyarakat Indonesia agar tidak mudah terpecah belah.
“Karena kita negara kesatuan, seluruh masyarakat harus toleran terhadap perbedaan yang ada. Pilihan nama Nusantara sebagai ibu kota baru ini secara filosofis sangat luar biasa. Nama yang merangkum keberagamaan dan kebersamaan sebagai bangsa Indonesia," katanya. [qnt]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.