“Yang salah taksi yang menyeberang,” ucap dia.
Ia juga mengungkapkan bahwa keberadaan kendaraan di rel turut mengganggu sistem sensor hingga menyebabkan error pada jaringan operasional.
Baca Juga:
Bikin Emosi! Usai Kecelakaan Maut, Sopir Green SM Malah Santai Merokok dan Main HP
“Karena ada taksi itu, kemudian KRL berhenti, maka sensor pun rusak, error, error,” terang dia.
Terkait penanganan korban, KAI memastikan seluruh biaya pengobatan akan ditanggung sepenuhnya.
“Semua ditanggung KAI ini pengobatannya, ditanggung KAI semua pengobatannya insyaallah,” kata Said.
Baca Juga:
Daftar Lengkap 15 Korban Tewas Kecelakaan KRL Bekasi Timur Resmi Dirilis
Ia menambahkan bahwa sebagian korban mengalami luka, namun dalam kondisi berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan.
“Yang saya lihat sih ada yang ya sedikit patah sebelah kanan, ada kaki kanan, ada yang perutnya kena, semuanya insyaallah menjadi baik,” ucapnya.
Sementara itu, sopir taksi yang menjadi perhatian publik dipastikan selamat dari kejadian tersebut.