"Stok (BBM dan LPG) kita cukup, karena kapal (pengangkut BBM dan LPG) datang terus. Jadi stok itu berkurang kalau tidak ada tambahan. Tapi kalau datang terus, tidak ada masalah. Jadi itu seluruh Indonesia juga aman," jelasnya.
Sementara itu, dari pihak Pertamina, Direktur Pemasaran Korporat PT. Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi lonjakan kebutuhan energi selama Ramadan dan Idulfitri.
Baca Juga:
Kemenko PMK Dorong Kebijakan Kepemudaan Lebih Terarah dan Terukur
Tim Pertamina Patra Niaga di wilayah regional Sulawesi telah melakukan pengecekan pada sejumlah terminal energi guna memastikan stok BBM dan LPG tersedia dalam jumlah yang memadai.
"Teman-teman Patra Niaga di Region sini pun sudah mengantisipasi untuk kebutuhan Ramadan dan Hari Raya tahun ini," ujarnya.
Di wilayah Sulawesi Selatan sendiri tercatat terdapat 248 SPBU reguler yang melayani kebutuhan BBM masyarakat.
Baca Juga:
Kemkomdigi Terima 362 Masukan Publik untuk Perkuat Aturan Perlindungan Anak di Ruang Digital
Dari jumlah tersebut, sebanyak 45 SPBU berada di Kota Makassar, sementara 121 SPBU lainnya tersebar di sejumlah jalur wisata dan jalur utama perjalanan masyarakat, seperti kawasan Malino-Gowa, Bantimurung dan Leang-Leang di Kabupaten Maros, hingga kawasan wisata Tanjung Bira di Kabupaten Bulukumba.
Untuk distribusi LPG, terdapat 239 agen resmi yang didukung oleh 13.743 pangkalan LPG siaga yang siap melayani kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, kuota LPG 3 kilogram yang dialokasikan untuk Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2026 mencapai 289.784 metrik ton.