WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, mendorong dilakukannya evaluasi terhadap kebijakan pembatasan kuota kunjungan wisatawan di Taman Nasional Komodo.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengembangan destinasi wisata alternatif berbasis konservasi di kawasan Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga:
Komisi III Dorong Penegakan Hukum Narkoba Berbasis Keadilan Restoratif
Hal tersebut disampaikan saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Manggarai Barat, Jumat (24/4/2026), dalam rangka menyerap aspirasi pelaku usaha pariwisata dan pemerintah daerah terkait pengelolaan kawasan konservasi sekaligus pengembangan ekonomi lokal.
Dalam dialog bersama para pemangku kepentingan, perempuan yang akrab disapa Titiek Soeharto itu menilai bahwa kebijakan pembatasan jumlah wisatawan yang saat ini ditetapkan maksimal 1.000 orang per hari perlu dikaji ulang secara bertahap.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa upaya peningkatan kuota tetap harus mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan kelestarian habitat satwa.
Baca Juga:
DPR Soroti Tren Membaca Gen Z, Dorong Strategi Penguatan Literasi
“Kita minta dikaji lagi, kuotanya bisa dinaikkan,” ujar Titiek.
Meski membuka peluang peningkatan jumlah pengunjung, ia menilai usulan kenaikan hingga 3.000 orang per hari masih memerlukan kajian yang lebih mendalam dan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
“Belum bisa ya, kita pelan-pelan naiknya,” tambahnya.