Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan keterlibatan puluhan ribu personel TNI dalam penanganan bencana Sumatra. Panglima TNI menjelaskan, dukungan TNI mencakup distribusi logistik, evakuasi medis, hingga pemasangan jembatan bailey.
“Akan ada penambahan personil yaitu dalam tahap rekonstruksi rehabilitasi nanti dari batalion TNI Zeni dan Yon TP, dan Nakes. Yaitu akan membantu pemasangan jembatan bailey, kemudian pembuatan hunian sementara dan hunian tetap, kemudian pembersihan lumpur dan kayu, kemudian normalisasi jalan dan melanjutkan distribusi logistik,” tuturnya.
Baca Juga:
Kapolres Jamin Stabilitas Nabire, Warga Diminta Tak Terprovokasi
“Logistik yang sudah didistribusi sejumlah 2.428 ton yang melalui angkutan udara, melalui airdrop, melalui KRI, melalui kapal ADRI dan bantuan melalui jalur darat,” lanjut Panglima TNI.
Panglima TNI menambahkan, sejumlah jembatan bailey telah terpasang dan dimanfaatkan masyarakat di wilayah terdampak. Panglima TNI juga melaporkan progres pemasangan jembatan di Sumatra Barat terus berjalan dan sebagian telah dapat dilalui warga.
“Di wilayah Sumut, tiga jembatan bailey sudah terpasang 100 persen, di jembatan Anggoli (kecamatan) Sibabangun sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Kemudian jembatan Garoga Tapsel, dan jembatan Hamparan Perak sedang dilaksanakan pemasangan,” jelasnya
Baca Juga:
Dandim Jakpus: Masalahan Anggota dengan Pedagang Es Gabus Selesai Secara Kekeluargaan
Demikian dilansir dari laman setkabgoid, Minggu (21/12).
[Redaktur: JP Sianturi]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.