Peta jalan tersebut disusun dengan mengacu pada rencana aksi yang sejalan dengan kebutuhan dan komitmen industri.
"Dan di tahun 2026 ini KPI dari EBTKE bertambah satu lagi yaitu mengenai pencapaian hidrogen hijau yang kita harapkan makin bertambah seiring dengan rencana umum energi nasional kita. Jadi kita harapkan penambahan hidrogen hijau yang diagendakan 2026 ini harus mencapai lebih dari 199 ton per tahun," jelas Eniya.
Baca Juga:
ESDM Prioritaskan Sampah Jadi Energi, Presiden Prabowo Pantau Langsung Proyek Waste to Energy
Peluncuran GHES 2026 diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.
Melalui forum ini, koordinasi lintas sektor diharapkan semakin kuat guna mempercepat adopsi hidrogen hijau dan mengakselerasi transisi energi menuju masa depan rendah karbon di Indonesia.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.