"Indonesia Raya, merdeka! Merdeka! Tanahku, negeriku yang kucinta. Indonesia Raya, merdeka! Merdeka! Hiduplah Indonesia Raya!"
Demikian cuplikan akhir dari lirik lagu Indonesia Raya yang seringkali kita nyanyikan, terlebih saat bangsa Indonesia memperingati Proklamasi Kemerdekaan.
Baca Juga:
4 Tips Sukses Bisnis Kuliner di Era Digital
Pertanyaannya, apakah benar bahwa bangsa kita telah merdeka/bebas terutama bebas dalam memperoleh kebutuhan bahan pokok, dengan pengertian tersedia dan sesuai dengan daya belinya.
Semua orang termasuk pengusaha dan pejabat negara adalah konsumen. Jadi semua rakyat adalah konsumen yang menggunakan berbagai barang maupun jasa.
Konsumen adalah kekuatan besar bagi suatu negara dalam membangun perekonomiannya. Suatu negara yg tidak hadir dalam melindungi konsumen ibarat menunggu bom waktu.
Baca Juga:
4 Tips Jadi Konsumen yang Cerdas dan Bijak!
Berita terakhir menginformasikan bahwa pasokan beras terpantau seret, setidaknya demikian yang terlihat dari stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta.
Di mana, situs resmi pibc.foodstation.co.id, stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) per hari Selasa (8/8/2023) tercatat sebanyak 24.360 ton. Menyusut 3,3% dibandingkan posisi stok sebulan lalu.
Kondisi serupa juga terlihat dari pengadaan dalam negeri cadangan beras pemerintah (CBP) oleh Perum Bulog. Dimana per 4 Agustus 2023 tercatat sebanyak 78.712 ton di semeter 2 tahun 2023, jauh lebih rendah dibandingkan periode sama tahun 2022 yang mencapai 443.842 ton. Khusus bulan Agustus 2023, pengadaan dalam negeri hanya 8.837 ton, jauh dibandingkan Agustus 2022 yang mencapai 33.018 ton.