"Yang sedang proses pemulihan untuk lokasi site di area-area pinggiran yang masih susah dijangkau. Masih diusahakan up karena akses jalan ke lokasi tersebut masih belum memungkinkan untuk masuk," jelasnya.
Sementara itu, layanan Telkom Indonesia untuk jaringan tulang punggung dan sentra telepon otomatis (STO) sudah normal dan bisa diakses kembali oleh masyarakat.
Baca Juga:
Kejari Jakpus Usut Korupsi Pengadaan Barang PDNS 2020-2024, Kerugian Negara Sampai Ratusan Milyar
"Network backbone dalam kondisi aman. STO sudah memberikan layanan yang normal sementara menggunakan genset. Untuk pelanggan Indihome terpantau GPON alarm off karena modem di pelanggan belum dapat aktif karena pasokan listrik belum tersedia," jelasnya
Menurut Dirjen Ismail, Kementerian Kominfo dan operator telekomunikasi terus melakukan pemantauan dan pemulihan agar masyarakat dapat menggunakan kembali akses telekomunikasi dan internet dengan normal.
Di sisi lain, Telkomsel mengungkapkan saat ini layanan telekomunikasi di wilayah Cianjur, Jawa Barat usai gempa M5,6 masih mengalami gangguan. Vice President Consumer Sales Area Jabotabek dan Jabar Telkomsel, Filin Yulia mengatakan gangguan layanan itu terjadi lantaran terputusnya aliran listrik.
Baca Juga:
Penyelenggaraan SPBE Pemerintah Provinsi Sulbar Meningkat Menjadi 3,70 Poin pada 2024
"Kalau layanan internet di awal kejadian (gempa) sempat terganggu, sekarang tinggal 4 site saja karena alasan akses," ujar Filin dalam peluncuran Halo Plus di Sarinah, Selasa (22/11). [rgo]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.