Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan tujuh tersangka lainnya, termasuk Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan (RS). Selain Riva, sejumlah petinggi Pertamina juga ikut terseret dalam kasus ini, di antaranya:
• Sani Dinar Saifuddin (SDS), Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
Baca Juga:
Kasus Korupsi Minyak Pertamina Jadi Perhatian Internasional, Ini Kata Reuters dan CNBC
• Yoki Firnandi (YF), Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping.
• Agus Purwono (AP), VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.
• Muhammad Kerry Andrianto Riza (MKAR), Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa, yang merupakan anak dari pengusaha minyak Mohammad Riza Chalid.
Baca Juga:
Ahok Berpotensi Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina
• Dimas Werhaspati (DW), Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim.
• Gading Ramadhan Joedo (GRJ), Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak.
Akibat praktik korupsi ini, negara mengalami kerugian yang sangat besar, mencapai Rp193,7 triliun.