Penyidik juga menemukan petunjuk dugaan adanya intervensi dari BPK pusat dalam proses perubahan dokumen tersebut.
“Serta ditemukan petunjuk adanya dugaan intervensi dari BPK Pusat untuk mengubah-ubah hasil temuan tersebut,” ucap Budi.
Baca Juga:
Luhut Bongkar Evaluasi MBG, Sebut Program Terlalu Buru-buru Dijalankan
Barang bukti yang diamankan dari penggeledahan di kantor BPK Sumatera Selatan akan dianalisis lebih lanjut oleh tim penyidik KPK.
Analisis itu dilakukan untuk menelusuri pihak-pihak yang diduga berperan dalam perubahan penilaian BPK terhadap Pemkab Muara Enim.
KPK sebelumnya mengusut kasus suap yang melibatkan Bupati Muara Enim nonaktif Edison dan mendalami dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran daerah.
Baca Juga:
Korban Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, La Guaira Jadi Wilayah Paling Parah
Kasus ini menjadi perhatian karena penggeledahan tidak hanya menyasar dokumen daerah, tetapi juga menyentuh dugaan perubahan opini pemeriksaan keuangan.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.