WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pencopotan beberapa pejabat Badan Gizi Nasional (BGN). Dijelaskan, ada beberapa temuan yang menjadi catatan Presiden Prabowo Subianto berkenaan dengan masalah kedisiplinan.
Tiga pejabat yang dicopot adalah Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Ketua BGN Lodewyk Pusung, dan Wakil Ketua BGN Sony Sanjaya.
Baca Juga:
Program Makan Bergizi Gratis Capai Puluhan Juta Penerima, BGN dan Kemenkes Sinkronkan Data Kasus Keracunan
"Selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang itu menjadi dasar pertimbangan oleh presiden untuk melakukan pergantian ini," kata Prasetyo, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (2/6/2026) mengutip CNBC Indonesia.
"Dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera diperbaiki," kata Prasetyo.
Dia menjelaskan beberapa catatan yang dimaksud seperti persoalan kedisplinan dalam menjalankan Standar Operasi Prosedur (SOP), kemudian dengan masalah kedisiplinan menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh BGN.
Baca Juga:
BGN Pacu 200 SPPG Baru Tiap Hari Demi Kejar Target 82,9 Juta Penerima MBG
"Beberapa hal tersebut yang menjadi pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," tuturnya.
Diketahui pada hari ini, Presiden memutuskan mengangkat tiga pejabat baru presiden, yakni:
Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional
Agustina Arumsari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Mayjen TNI Trenggono Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
[Redaktur: Alpredo Gultom]