WAHANANEWS.CO, Jakarta - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akhirnya ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, namun ia langsung membantah keras pernah menerima uang dari perkara tersebut.
Penahanan dilakukan setelah Yaqut menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (12/3/2026).
Baca Juga:
Desas Desus “Ijon Proyek” Pengadaan 43 Ambulance Senilai Rp14,7 Miliar di Sulteng Sudah Ada Pemiliknya(?)
“Saya tidak pernah menerima sepeser pun dari kasus yang dituduhkan kepada saya,” ujar Yaqut Cholil Qoumas saat berjalan menuju mobil tahanan usai pemeriksaan.
Ia sempat berhenti sejenak untuk menyampaikan keterangan kepada awak media yang menunggu di kompleks lembaga antirasuah tersebut.
Dalam pernyataannya, Yaqut juga menegaskan bahwa kebijakan yang ia ambil terkait pembagian kuota haji tambahan bukan didorong kepentingan lain, melainkan semata-mata untuk kepentingan jemaah.
Baca Juga:
KPK Menyebut 25 Persen Kasus Yang Ditangani Berawal Dari Pengadaan Barang dan Jasa
“Saya lakukan semua kebijakan ini semata-mata untuk keselamatan jemaah,” imbuh Yaqut.
Kasus dugaan korupsi kuota haji yang sedang disidik KPK ini menyeret lebih dari satu pihak.
Dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka.