"Kalau hari Jumat kita terapkan WFH, maka bus jemputan tidak perlu beroperasi. Ini tentu menjadi potensi efisiensi yang cukup besar," kata dia.
Selain itu, Setjen DPR RI memperketat pengeluaran rapat dengan meniadakan jamuan untuk pertemuan singkat sebagai bagian dari penghematan anggaran.
Baca Juga:
8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Trump Malah Ledek Pendemo: Dasar Bodoh!
Ia menegaskan bahwa perjalanan dinas akan diseleksi secara ketat, di mana kegiatan yang tidak mendesak akan dibatasi, sementara agenda yang berkaitan langsung dengan fungsi kedewanan tetap difasilitasi.
"Untuk kegiatan yang memiliki urgensi tinggi seperti pembahasan RUU atau uji publik yang membutuhkan kehadiran langsung, tetap kita fasilitasi. Namun yang bisa dilakukan secara daring, akan kita dorong untuk dilaksanakan secara virtual," ujarnya.
Di sisi lain, ia menekankan bahwa dinamika rapat DPR yang menyangkut kepentingan publik tidak bisa dibatasi secara kaku, termasuk dalam hal waktu pelaksanaan.
Baca Juga:
Komisi III Soroti Kasus Andrie, Polisi Akui Sudah Limpahkan ke TNI
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.