Sebelumnya, KPK secara terbuka menyampaikan harapan memperoleh anggaran besar untuk membeli peralatan canggih guna mendukung pelaksanaan Operasi Tangkap Tangan.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam rapat bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga:
Bank Sulteng Diduga Tutupi Penerima CSR Rp14,8 Miliar, Sinyalemen Penyalahgunaan Kembali Menguat
Dalam rapat tersebut, Fitroh memaparkan hambatan utama yang dihadapi KPK dalam melakukan OTT, salah satunya keterbatasan alat.
“Apa sih sebenernya hambatan paling besar yang di KPK selain tentang SDM yang kurang,” kata Fitroh dalam rapat itu.
Ia menekankan bahwa persoalan alat menjadi kendala serius dalam meningkatkan intensitas OTT.
Baca Juga:
Tersangka Wafat, KPK Terbitkan SP3 Kasus Korupsi Anoda Logam
“Ya berikanlah kami alat yang canggih, supaya OTT tidak hanya satu sebulan,” ujarnya.
Fitroh juga mengungkapkan bahwa peralatan yang dimiliki KPK saat ini dinilai sudah tertinggal dari perkembangan teknologi.
“Kurang canggih, Pak, kurang canggih,” ucap Fitroh.