WAHANANEWS.CO, Roma - Senat Italia (Senato della Repubblica) akhirnya menyetujui Rancangan Keputusan Menteri tentang transfer bebas Giuseppe Garibaldi ke Angkatan Laut Republik Indonesia (No. 383) tertanggal 24 Maret 2026.
Ketua Komite ke-3 (Pertahanan) Senat Italia, Stefania Gabriella Anastasia Craxi mengatakan, pada sesi sebelumnya, ia sudah meminta perpanjangan 10 hari terkait pendapat seluruh Komite.
Baca Juga:
Tas Siswa Pelempar Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Tertulis Nama Pelaku Penembakan Massal
Karena perpanjangan itu telah diberikan, batas waktu baru untuk pendapat tersebut sekarang ditetapkan pada Kamis (26/4/2026).
Hari itu menjadi penentuan bagi pemerintah Italia mengeluarkan payung hukum hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi (C551) ke Indonesia.
Dikutip dari laman resmi Senat Italia, melansir Republika.co.id, Craxi tanpa mendapat intervensi dari para senat yang hadir, menutup jalannya diskusi. Anggota Senat Stefania Pucciarelli (LSP-PSd'Az) yang merupakan partai penyokong pemerintah, menyampaikan draf opini yang mendukung kebijakan hibah.
Baca Juga:
Tumbangkan Spanyol, Italia Ukir Rekor Bersejarah Tiga Kali Juara Piala Davis
Pun senator Roberto Menia (FdI), yang merupakan partai pendukung utama pemerintah, mendukung rancangan aturan yang bakal disahkan bulan depan itu. Apalagi, ia sudah mendapatkan penjelasan dari Laksamana Giacinto Ottaviani, selaku Wakil Kepala Staf Pertahanan sekaligus Direktur Persenjataan Nasional Kemenhan Italia.
Senator Bruno Marton dari kubu oposisi (M5S) mengumumkan suara kelompok politiknya yang tetap berpendirian menentang RUU tersebut.
Dia menekankan kesenjangan informasi serius yang diidentifikasi terkait RUU itu, mengingatkan bahwa Komite telah lama mensyaratkan dokumentasi yang memadai dan lengkap tentang Undang-Undang Pemerintah yang diajukan untuk opini Parlemen Italia.
Senator Graziano Delrio dari partai oposisi utama (PD-IDP), juga sependapat dengan Marton, yaitu suara kelompok politiknya menentang RUU tersebut. Menurut dia, Informasi tambahan yang muncul selama pemeriksaan RUU pada dasarnya diperoleh berkat liputan investigasi jurnalistik dan tidak memperjelas hubungan antara Kemenhan dan perusahaan swasta.
Senator Enrico Borghi (IV-C-RE) yang turut mengumumkan suara partainya yang menentang RUU tersebut. Meski ditolak kubu oposisi, namun karena kalah jumlah, aturan itu tetap bakal disahkan pada sidang berikutnya.
Wakil Menteri Pertahanan Italia Perego di Cremnago yang hadir dalam sidang, mengingatkan, pemerintah secara spontan memberikan semua informasi mengenai prosedur penjualan Kapal Induk Garibaldi kepada seluruh senat yang hadir. Dia menyebut, hibah kapal induk didasarkan pada kerja sama militer dan komersial yang berkembang antara Italia dan Indonesia.
Cremnago menekanka, transfer material militer sering terjadi antara negara-negara sahabat, dengan tujuan memperkuat interoperabilitas dan kerja sama komersial. Adapun senat di Italia terdiri 205 kursi, yang terdiri partai pendukung pemerintah 120 terdiri empat partai dan oposisi 85 kursi terdiri lima partai.
[Redaktur: Alpredo Gultom]