Dena menyatakan, ia beserta simpatisan yang hari ini mundur akan mengikuti sikap politik Maruarar Sirait dan Presiden Joko Widodo. Namun ia menegaskan, dirinya tidak akan berpartai tetapi akan tetap berpolitik.
"Alasan pamitnya, setelah kami pelajari, menimbang-nimbang, diskusi dengan orang tua dan teman-teman saya mungkin akan mengikut arah politik Pak Jokowi dan Bang Ara (Maruarar Sirait)," tegas Dena.
Baca Juga:
Mendagri Tito dan Maruarar Sirait Buka Piala Presiden 2026: Jadi Hiburan dan Tingkatkan Ekonomi Rakyat
Alasannya mengikuti jejak Jokowi dan Ara adalah karena keduanya dianggap sebagai teladan olehnya. Dena menyatakan bahwa kedua tokoh tersebut telah terbukti memberikan kontribusi yang besar bagi bangsa, dan perbuatan mereka dinilai luar biasa.
"Kami mengikuti mereka karena mereka adalah panutan bagi kami. Kami telah melihat dan merasakan rekam jejak luar biasa mereka, terutama dalam memberikan kontribusi untuk Majalengka dan Indonesia," ujar Dena.
Kepala Sekretariat DPC PDIP Majalengka, Bayu Pamungkas, menerima pengunduran diri ratusan kader PDIP tersebut. Ia menyatakan bahwa sikap pengunduran diri ini akan segera dilaporkan kepada pimpinan partai.
Baca Juga:
Piala Presiden 2026 Resmi Dibuka, Stadion Si Jalak Harupat Dipadati 24 Ribu Penonton dan UMKM Jadi Sorotan
"Secara pribadi (Dena) data ke kantor DPC partai, beliau menyerah atribut partai ke sini. Dia menyatakan akan ikut arahan Bang Ara, saya terima, selanjutnya nanti kami akan sampaikan ke ketua partai," ujar Bayu.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.