Merespons hal itu, Direktur Pemasaran Pertamina Patra Niaga Alimidin Baso bersama perwakilan MOR II Erwin menyatakan kesiapan perusahaan untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk melalui pelaksanaan operasi pasar di wilayah yang mengalami tekanan harga.
Untuk mengatasi persoalan di lapangan, Manager Operasional Regional II Subagsel Erwin menyampaikan operasi pasar akan digelar bekerja sama dengan pemerintah daerah guna menjaga kestabilan pasokan dan harga.
Baca Juga:
Distribusi BBM Bersubsidi di Manokwari Terkendali
Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan keterjangkauan harga sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap energi bersubsidi.
Komisi XII menilai momentum Ramadhan dan Idul Fitri menjadi ujian krusial bagi ketahanan distribusi energi nasional sehingga dibutuhkan langkah antisipatif yang lebih kuat agar gejolak harga tidak meluas ke berbagai daerah.
Sebagai legislator dari daerah pemilihan Jambi, Endra menambahkan evaluasi tata kelola distribusi LPG subsidi perlu terus diperkuat agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak berhak.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Raih Rating ESG 'A', Perkuat Komitmen Keberlanjutan Menuju NZE 2060
Ia berharap pelaksanaan operasi pasar serta peningkatan koordinasi lintas pemangku kepentingan mampu menjaga stabilitas pasokan dan memberikan kepastian bagi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.