“Dia (PP) lahir dan dibentuk oleh petinggi Angkatan Darat saat itu dan menjadi sayap perjuangan IPKI pada masa itu,” tambahnya.
Oleh sebab itu, atribut loreng menjadi simbol penting yang tidak terpisahkan dari jati diri Pemuda Pancasila.
Baca Juga:
Pemuda Pancasila Subulussalam Sukses Distribusikan Logistik di Aceh Tamiang
“Termasuk baju loreng ini. Baju loreng ini adalah pemberian dari petinggi Angkatan Darat saat itu. Ini bukan sekadar untuk gagah-gagahan, tapi simbol perjuangan yang disematkan oleh pendiri organisasi ini,” jelasnya.
Itu sebabnya, Ahmad Ali menolak keras jika simbol loreng Pemuda Pancasila disamakan dengan atribut organisasi masyarakat lain.
“Saya sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila sangat tidak setuju bila kami digeneralisir, disamakan dengan ormas-ormas lain yang menggunakan loreng dan dipermasalahkan. Karena loreng Pemuda Pancasila ini ada sejak organisasi ini ada, sejak 1959,” pungkasnya.
Baca Juga:
MPC PP Kota Subulussalam Antar Bantuan Sembako dan Pakaian dengan Empat Mobil ke Aceh Tamiang
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.