WahanaNews.co | Pelatih Biliar PON yang kena jewer Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Khoirudin (Choki) Aritonang, disebut tetap mendapatkan bonus Rp 100 juta.
Bonus itu tetap diberikan meski terjadi insiden penjeweran yang dilakukan Edy.
Baca Juga:
Selama 2024, Sumut Sukses Laksanakan 3 Agenda Besar
"Faktanya walaupun dia begitu, Pak Edy tetap mencairkan bonusnya. Rp 100 juta untuk dia pribadi," kata pengacara Gubsu Edy, Junirwan Kurnia kepada wartawan, Rabu (5/1/2022).
Junirwan mengatakan hal itu menunjukkan kepedulian Gubsu Edy kepada atlet dan pelatih PON termasuk Choki. Hal ini, kata Junirwan, juga membantah pernyataan Choki yang menyebut Edy tidak peduli terhadap olahraga.
Selain bonus, Junirwan mengatakan Choki juga mendapatkan honor saat menjabat sebagai pelatih tim PON. Honor itu diberikan setiap bulan sebesar Rp 6 juta.
Baca Juga:
Jokowi Resmikan Stadion Utama Sumatra Utara di Kabupaten Deli Serdang
"Gajinya Rp 6 juta," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, video aksi Edy menjewer Choki viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi saat pemberian tali asih kepada atlet dan pelatih PON pada Senin (27/12/2021).
Akibat peristiwa itu, Choki mengatakan dirinya merasa malu. Choki menangis saat menceritakan peristiwa itu.