Cucu Bung Karno itu masih ingat persis menu yang ia masak saat itu, yakni ikan, tempe, tahu, dan sayur sop.
"Saat itu masak seberapa pun banyaknya tidak cukup. Sayurnya asal cemplung. Sop yang penting airnya banyak atau sayurnya yang banyak," kenang Puan.
Baca Juga:
Puan Maharani Desak Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla Bromo dan Palangka Raya
Tak terasa, kini sudah 24 tahun berlalu sejak peristiwa reformasi yang berhasil melengserkan Presiden Soeharto. Puan tumbuh dari gadis muda belia menjadi politikus berpengalaman. Jabatan menteri hingga Ketua DPR telah diembannya.
Politikus PDI Perjuangan itu menilai reformasi telah menjadi bagian penting; bukan hanya bagi karir politiknya, tapi juga sebagai bagian dari sejarah bangsa ini.
"Kemenangan reformasi membawa perubahan untuk mewujudkan cita-cita bangsa yang merdeka sesuai harapan Bung Karno, yang akhirnya membuat bangsa ini lebih maju dari sebelumnya," katanya.
Baca Juga:
Peringati HAN 2026, Puan Soroti Darurat Bullying dan Minta Perlindungan Anak Diperkuat
Dia juga berpesan agar generasi muda bangsa Indonesia terus menjaga semangat reformasi.
Dia tak menampik saat ini masih ada sejumlah masalah yang menjadi ancaman bagi reformasi, mulai dari disintegrasi, korupsi, hingga sosial dan ekonomi.
"Namun adalah tugas kita bersama untuk menjaga api reformasi tetap menyala," ujar Puan. [rsy]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.