WahanaNews.co | Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua alias Brigadir J, sebagaimana diberitakan akhir-akhir ini, diduga lecehkan istri Kadiv Propam Poli Irjen Ferdy Sambo.
Namun Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto meragukan tudingan tersebut.
Baca Juga:
RUU KUHAP: Peradi Luhut Usul Advokat Dapat Imunitas Profesi
Menurut Bambang Rukminto tak mungkin seorang berpangkat Brigadir berani melecehkan istri Jenderal di rumah dinas.
Tewasnya Brigadir Yosua masih menyisakan luka yang mendalam bagi keluarga korban.
Samuel Hutabarat, ayah dari Brigadir Yosua, membeberkan sejumlah kejanggalan dalam kematian anaknya itu.
Baca Juga:
Diduga Terlibat Narkoba dan Asusila, Kapolres Ngada Diperiksa Propam
Berikut adalah rangkuman pernyatan pihak keluarga Brigadir Yosua:
1. Kronologi penembakan
Menurut Samuel Hutabarat tim dari Mabes Polri menyampaikan dalam insiden tersebut Brigadir Yosua terlebih dahulu mengeluarkan senjata tajam dan menembak secara membabi buta ke arah ajudan Irjen Ferdy Sambo yang berada di rumah tersebut.