WAHANANEWS.CO, Jakarta - Celetukan ringan Ketua Komisi I DPR RI di ruang rapat mendadak memantik spekulasi politik setelah menyentil peluang salah satu pimpinan komisi itu masuk ke kabinet Presiden Prabowo Subianto.
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyinggung salah satu pimpinan Komisi I DPR RI yang disebut-sebut berpeluang masuk jajaran kabinet pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga:
Menhan Sjafrie Umumkan Anggaran Kemenhan 2026 Rp187,1 Triliun, Turun Rp62 Triliun dari Tahun Ini
Pernyataan tersebut disampaikan Utut dalam rapat Komisi I DPR RI yang dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Intelijen Negara M Herindra, serta para kepala staf angkatan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (26/1).
“Mohon izin, di depan ada Pak Menhan, Panglima yang hadir, itu menjadi daya tarik luar biasa,” kata Utut dalam rapat.
Ia kemudian menyelipkan pernyataan yang memantik perhatian peserta rapat.
Baca Juga:
DPR Desak Interpol Turun Tangan Usut Penembakan Diplomat RI di Peru
“Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif, you cannot beat the band with uniform,” ujarnya.
Politikus PDI Perjuangan itu tidak menjelaskan secara gamblang sosok pimpinan Komisi I DPR RI yang dimaksud dalam pernyataannya.
Namun, berdasarkan pantauan di ruang rapat, pimpinan Komisi I yang duduk di sebelah kanan Utut adalah politikus Partai Gerindra Budi Djiwandono.
Budi Djiwandono diketahui merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.
Ia bersama kakaknya, Thomas Djiwandono, merupakan anak dari mantan Gubernur Bank Indonesia Sudradjad Djiwandono dan kakak sulung Prabowo, Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo.
Pernyataan Utut tersebut muncul di tengah menguatnya isu kocok ulang atau reshuffle kabinet dalam beberapa waktu terakhir.
Pihak Istana sebelumnya telah memberikan klarifikasi terkait isu reshuffle tersebut.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
“Reshuffle kabinet, belum, belum, belum ada,” kata Prasetyo.
Ia menegaskan hingga saat ini belum ada agenda Presiden Prabowo Subianto untuk merotasi jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (19/1).
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]