Sebelumnya lanjut Amy, pada Senin (22/1/20204) malam juga terjadi peristiwa serupa yaitu upaya penyegelan secara paksa oleh sekelompok oknum warga tersebut.
Yang lebih aneh lagi kata Amy, oknum warga itu membuat playing victim yaitu selalu berteriak kalau dirinya diintimidasi oleh PT. SCP. Padahal sebaliknya yang terjadi, justru oknum warga tersebut yang kerap melakukan kekerasan dan intimidasi karyawan, staf dan satpam PT. SCP.
Baca Juga:
Preman di Tambora Palak Pedagang Buah, Butuh Untuk Hajatan Nikah
“Oknum warga itu kan malah menyewa preman untuk melakukan intimidasi terhadap kami,” ujarnya.
Amy memastikan, pihaknya sudah tidak mau tinggal diam. Sejumlah upaya hukum dan pelaporan ke kepolisian segera dilakukan.
“Kita lihat aja nanti siapa yang akan dilidik oleh pihak kepolisian,” tutupnya.
Baca Juga:
Peras Pengendara Modus Pura-pura Tertabrak, Polisi Ringkus Preman Lansia di Tambora
[Redaktur: Zahara Sitio]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.