Lalu, jika membandingkan kaviar asal Rusia dan Iran, kaviar asal Iran-lah yang dianggap lebih berharga.
Sebab, perusahaan asal Iran, seperti Caspian Monarque, berusaha menciptakan kembali habitat alami sturgeon dengan air dari Laut Kaspia.
Baca Juga:
Simple Plan Umumkan Tur Asia Tenggara 2026, Jakarta dan Surabaya Masuk Daftar
Dengan metode tersebut membuatnya menghasilkan produk yang memiliki rasa lebih kuat dan lezat.
Sementara itu, Rusia bergantung pada akuakultur untuk mengatasi populasi spesies ikan sturgeon yang menyusut.
Untuk proses pembuatan, awalnya makanan mewah ini dibuat dengan cara yang sedikit sadis.
Baca Juga:
Lucas Resmi Tinggalkan SM Entertainment, Buka Babak Baru Karier Solo
Setelah sturgeon dibunuh, sturgeon akan diiris dan kantung telurnya akan dikeluarkan lalu dicuci.
Namun kini, kaviar bisa didapatkan dengan tanpa membunuh ikan. Caranya, dengan proses yang disebut “memerah susu”.
Proses itu melibatkan pemangkasan saluran telur ikan dan memijatnya dari kepala ke ekor sampai telurnya keluar secara alami.