“Dia itu kan masih sekelas staf, tapi sama kepala OPD sikapnya kurang ajar, kepala OPD seperti bawahannya,” ucap seorang kepala dinas pada Senin (13/4/2026).
Sumber tersebut menyebut Dwi Yoga Ambal kerap berbicara dengan nada tinggi dan menunjukkan sikap seolah memiliki kekuasaan besar karena menjadi orang dekat bupati.
Baca Juga:
Grace Natalie Tersandung Kasus Video JK, PSI Ogah Beri Bantuan Hukum
Ia bahkan disebut pernah menyamakan posisinya dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sehingga memicu ketidaksukaan di kalangan pejabat daerah.
“Sikapnya itu yang membuat banyak kepala OPD benci sama dia, makanya sekarang banyak yang senang dia jadi tersangka,” sambung sumber tersebut.
Arogansi Dwi Yoga Ambal juga disebut terlihat saat petugas KPK hendak menangkap Gatut Sunu Wibowo di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung.
Baca Juga:
Bus ALS Tabrak Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar dan Penumpang Tak Sempat Keluar
Menurut informasi yang beredar di internal Satpol PP Tulungagung, sempat terjadi gesekan fisik antara Dwi Yoga Ambal dan petugas KPK ketika proses penangkapan berlangsung.
Dwi Yoga Ambal diduga berusaha menutupi keberadaan Gatut Sunu yang saat itu disebut bersembunyi di area pendapa.
“Petugas ada yang bilang, ini uang besar, sayangi anak istrimu, akhirnya Yoga menyerah,” tutur sumber internal pendapa.