WahanaNews.co | Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, mempertanyakan alasan Pengurus BesarHimpunan
Mahasiswa Islam (PB HMI) pimpinan Abdul Muis Amiruddinmenyerukan demo di
Istana Kepresidenan.
Ngabalin mengaku tak
mengerti maksud HMI soal kegagalan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Baca Juga:
57 Kepala Daerah dan 15 Anggota Kabinet Merah Putih Merupakan Aktivis HMI
Ia meminta penjelasan
secara ilmiah dari HMI sebagai masyarakat intelektual.
"Gagal menurut
mahasiswa apa sih? Atau dia punya
pengertian gagal sama seperti partai-partai atau tokoh-tokoh yang berseberangan
dengan pemerintah? Masa PB HMI punya pandangan sama dengan Rocky Gerung, sih?" kata Ngabalin, saat dihubungi wartawan, Rabu (4/8/2021).
Rocky Gerung yang
dimaksud Ngabalinadalah aktivis yang sering mengkritik pemerintah dalam
pelbagai persoalan.
Baca Juga:
Gegera Ditegur, Polisi Keroyok Kader HMI di Mamuju 7 Orang Disanksi Patsus
Ngabalin meminta HMI tak
emosi dalam menunjukkan ketidakpuasan terhadap pemerintah.
Menurutnya, semua bisa
dibicarakan baik-baik.
Ia menyarankan HMI untuk
membuat kajian lengkap soal kegagalan pemerintahan Jokowi.