WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemimpin Redaksi Tempo Setri Yasra melaporkan dugaan aksi teror pengiriman kepala babi ke Bareskrim Polri, pada Jumat (21/3) hari ini.
Pelaporan itu dilakukan bersama Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) buntut dugaan teror yang ditujukan kepada wartawan desk politik sekaligus host siniar Bocor Alus Politik Francisca Christy Rosana.
Baca Juga:
Bareskrim Kejar Aset PT DSI, Jejak Uang Jadi Kunci Pemulihan Korban
Laporan dugaan teror itu teregister dengan nomor laporan LP/B/153/III/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 21 Maret 2025.
Dalam pelaporannya itu, Yestri mengaku menyerahkan bukti rekaman CCTV yang memuat pengirim kepala babi yang dilapisi sterofoam ke kantor Tempo.
"Kita sudah punya CCTV, motornya (kelihatan) udah kita serahkan ke polisi. Rasanya sudah cukup jadi petunjuk itu. Biarlah nanti itu menjadi alat petunjuk buat menelusiri sampai detail dan menemukan pelaku," ujarnya dalam konferensi pers.
Baca Juga:
Kasus Dugaan Fraud PT DSI, Bareskrim Polri Sita Uang Rp4 Miliar
Setri mengatakan peristiwa teror seperti ini bukan pertama kali dialami Tempo. Sebelumnya Tempo juga telah berkali-bekali mengalami peristiwa yang hampir serupa.
Kendati demikian, ia enggan berspekulasi lebih jauh ihwal motif pengiriman kepala babi yang baru saja terjadi. Hal itu, kata dia, menjadi wewenang dari pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas dugaan intimidasi itu.
"Kita nggak berani berspekulasi, oleh karena nggak berani berspekulasi dan khawatirnya salah, makannya kita serahkan kepada aparat penegak hukum," jelasnya.