Sudirman menambahkan bahwa PKS memiliki peran strategis dalam pemenangan Anies. Menurut dia, PKS memiliki basis pendukung yang kuat di Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.
PKS akan mewakili basis pendukung Anies dari kelompok islamis. Posisi itu akan melengkapi NasDem dari kalangan nasionalis, dan PKB yang kuat di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Baca Juga:
PKB Dorong Pembatasan Kompetisi Politik, Pilkada Jadi Sorotan
"Jadi semuanya sangat penting dan kami punya harapan besar supaya tiga partai ini bisa terus bersama-sama," kata Sudirman.
NasDem dan PKB secara resmi telah mendeklarasikan Anies dan Muhaimin sebagai bakal capres dan cawapres Koalisi Perubahan. Namun, kedua partai belum melibatkan PKS meski partai tersebut menyatakan tetap mendukung Anies.
PKS saat ini masih menunggu hasil keputusan dari Majelis Syuro terkait dukungan mereka ke Cak Imin sebagai cawapres.
Baca Juga:
Program Pemutihan PKB Disebut Bermasalah, Kepala UPT PPD Gunungsitoli: Dilaksanakan Sesuai Aturan
Pada kesempatan itu, Sudirman menegaskan tak ada ketegangan antara PKS dan dua partai pendukung Anies, termasuk PKB.
Menurut Sudirman, posisi PKS saat ini tinggal menunggu hasil rapat Majelis Syuro yang mengukuhkan dukungan mereka ke Anies dan Cak Imin. Menurut dia, masing-masing partai mencari waktu yang tepat untuk duduk bersama.
"Insyaallah tidak ada ketegangan, tidak ada perbedaan pandangan. Hanya soal penjajakan waktu ya," kata Sudirman.