WAHANANEWS.CO, Jakarta – Setelah diperiksa selama sekira lima jam lebih sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB), Selasa (2/12/2025), Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) mengaku Bahagia.
RK mulai menjalani pemeriksaan pada pukul 10.43 WIB dan terlihat turun meninggalkan ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 16.31 WIB.
Baca Juga:
Isu Tak Reda Usai Putusan Cerai, Ridwan Kamil Jadi Sorotan Lagi
"Pertama saya sangat bahagia karena ini momen yang ditunggu-tunggu, berbulan-bulan ingin melakukan klarifikasi kan ya, hari ini saya sudah melakukan klarifikasi sebagai penghormatan pribadi pada supremasi hukum, tanggung jawab sebagai warga negara, memberikan keterangan seluas-luasnya, tanggung jawab pribadi sebagai anak bangsa untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas," kata RK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (2/12) sore.
RK mengklaim tidak mengetahui pengadaan iklan di Bank BJB dan membantah telah menerima aliran uang terkait dengan kasus yang sedang diusut tersebut.
"Pada dasarnya yang paling utama adalah saya itu tidak mengetahui yang menjadi perkara dana iklan ini, karena dalam tupoksi (tugas pokok dan fungsi) gubernur, aksi korporasi dari BUMD ini itu dilakukan oleh teknis mereka sendiri," tutur dia.
Baca Juga:
Aliran Uang Bank BJB Disisir, KPK Buka Opsi Libatkan PPATK
"Makanya kalau ditanya saya mengetahui, saya tidak tahu. Apalagi terlibat, menikmati hasilnya dan sebagainya. Mudah-mudahan klarifikasi saya ini bisa membuat spekulasi atau persepsi yang terbangun selama ini bisa lebih klir. Saya senang dengan undangan klarifikasi," sambungnya.
Dalam kesempatan itu, RK turut menjelaskan sumber uang untuk memberi mobil Mercedes Benz 280 SL milik Ilham Akbar Habibie berasal dari dana pribadi.
"Iya semuanya dana pribadi. Nanti itu yang menjadi kebenaran yang saya sampaikan. Lain-lain silakan ke lawyer saya, saya izin agak lelah. Agak lumayan banyak," ujarnya.