Dia
meminta sektor swasta dan publik untuk membantu orang miskin dengan memilih
"margin keuntungan yang lebih rendah".
Jika
itu tidak dilakukan, maka tentara sendiri akan menawarkan barang-barang
berkualitas tinggi dengan harga lebih rendah.
Baca Juga:
Prabowo Perintahkan TNI Kirim 20.000 Personel ke Gaza
Namun,
standar hidup banyak orang di Mesir justru menurun selama masa jabatan pertama
Presiden Sisi.
Mata
uang Mesir terdevaluasi pada 2016.
Penarikan
bahan bakar dan subsidi lainnya untuk memenuhi persyaratan kesepakatan dengan
Dana Moneter Internasional (IMF), memengaruhi daya beli orang Mesir.
Baca Juga:
Indonesia Konsisten Dukung Upaya Perdamaian dan Rekonstruksi Gaza di KTT Sharm El-Sheikh
Inisiatif
lain, peluncuran
sejumlah mega proyek untuk menghidupkan kembali ekonomi, juga
perluasan Kanal Suez senilai US$ 8,2 miliar (Rp 115 triliun) dan ibu kota baru yang
diperkirakan menelan biaya US$ 45 miliar (Rp 630,9 triliun).
Kebijakan
Kontroversial