Setelah kejadian, Amir menyampaikan kekecewaannya atas pernyataan Hasbi yang dinilai tidak etis dan mencederai suasana kebersamaan dalam acara halal bihalal.
"Harusnya Bupati berpidato ada etika dan tata krama, sopan santun politik, kan kita orang-orang berpendidikan, maka ketika berbicara itu harus melihat situasi, kalau acara halal bihalal lebih baik bicara persatuan, kerukunan, saling memaafkan, dan merekatkan, jangan sampai pidato mencerai-beraikan," ujarnya.
Baca Juga:
Arab Saudi Murka usai Menteri Israel Terobos dan Kibarkan Bendera di Al Aqsa
Ia menilai ucapan tersebut sebagai bentuk penghinaan pribadi yang tidak pantas disampaikan di forum resmi.
"Si Amir mantan narapidana, untung jadi Wakil Bupati, itu kan penghinaan pribadi," katanya.
Menurut Amir, ini bukan kali pertama dirinya disinggung dengan cara serupa oleh Hasbi Jayabaya di depan umum.
Baca Juga:
China Ubah Penulisan Nama Marco Rubio agar Bisa Masuk Beijing
"Ini kedua kalinya, di beberapa dinas sering, ngomong kasar tidak layak lah," ujarnya.
Amir juga menyebut dampak pernyataan itu tidak hanya dirasakan dirinya, tetapi juga keluarganya yang hadir langsung dalam acara tersebut.
"Yang namanya seorang istri mendengar langsung sakit hati lah, istri saya mah sudah tidak ingin aktif lagi," ucapnya.