DLH Kabupaten Bekasi kemudian mendampingi Kementerian Lingkungan Hidup Direktorat PLB3 saat pengecekan ke TPS liar milik H Santo pada Jumat (30/1/2026).
“Yang minggu kemarin sempat ramai itu kita pendampingan dari Gakkum Kementerian LH. Temuannya itu, awalnya sampah medis, ternyata tidak ditemukan,” kata Dedi.
Baca Juga:
Banjir Meluas di Kabupaten Bekasi, 41 Desa Terendam dan Ribuan Warga Mengungsi
Ia menyebut sempat ditemukan bungkusan plastik kuning yang diduga berisi limbah medis.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan, isi plastik tersebut ternyata merupakan sampah organik.
“Waktu kita cross-check ke lapangan, sewaktu sidak, itu isinya sampah organik, seperti wortel, kangkung, dan sebagainya yang dijadikan untuk bahan pakan magot,” ucapnya.
Baca Juga:
Program TJSL BRI BO Tambun Salurkan 5 Ribu Paket Sembako
Saat penyisiran lanjutan di area TPS liar itulah ditemukan cacahan kertas berwarna merah dan biru yang diduga uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.