Pemadaman bergilir dilakukan dengan mengandalkan suplai dari PLTG Arun, Pembangkit Listrik Tenaga Uap Nagan Raya unit 1, serta Pembangkit Listrik Tenaga Diesel Lueng Bata.
Menurut Ahmad, pengaturan beban dilakukan secara terukur untuk menjaga keandalan sistem dan mencegah gangguan yang lebih besar, termasuk risiko pemadaman total atau blackout.
Baca Juga:
Fakta Baru OTT Cilacap: Ada Nama Kapolresta dan Lembaga Peradilan dalam Catatan THR
“Manajemen beban saat ini tetap dilakukan dengan mengandalkan suplai Arun, PLTU Nagan 1, dan PLTD Lueng Bata,” ujarnya.
PLN juga menyesuaikan distribusi listrik agar pasokan tetap menjangkau wilayah prioritas dan layanan publik penting di Banda Aceh dan sekitarnya.
Di sisi lain, PLN terus mempercepat pemulihan jaringan dan berkoordinasi lintas unit agar interkoneksi Langsa–Pangkalan Brandan dapat segera berfungsi kembali.
Baca Juga:
Wacana Efisiensi Anggaran, PDIP Tantang Pemotongan Gaji Dimulai dari Istana
Masyarakat diimbau untuk memahami kondisi tersebut sembari menunggu seluruh infrastruktur utama tersambung secara normal.
Presiden Prabowo Subianto turut menyoroti proses pemulihan kelistrikan Aceh yang menurutnya memang tidak dapat dilakukan secara instan.
Pernyataan itu disampaikan Presiden usai meninjau warga terdampak banjir di Medan, Sumatera Utara, Minggu (13/12/2025).