WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kemacetan panjang hingga sekitar 9 kilometer melumpuhkan arus lalu lintas di Jalan Besar Siantar–Parapat, Sumatera Utara, Senin (23/3/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB.
Kendaraan yang didominasi mobil penumpang dari arah Parapat, Kabupaten Simalungun menuju Kota Pematangsiantar terjebak antrean hingga lebih dari satu jam.
Baca Juga:
KKB Mengaku Dalang Penembakan TNI di Maybrat, Dua Prajurit Gugur
Lonjakan volume kendaraan ini dipicu tingginya mobilitas masyarakat saat libur Lebaran serta wisatawan yang hendak menuju kawasan Danau Toba.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan mengular dari depan SD Plus Tiga Balata di Kecamatan Jorlang Hataran, Simalungun hingga Simpang Simarimbun di Kota Pematangsiantar.
Di sepanjang jalur perbatasan tersebut, kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas akibat kepadatan kendaraan yang terus meningkat.
Baca Juga:
Ganjil Genap Jakarta Masih Libur sampai Hari ini, Kendaraan Bebas Melintas
Selain mobil pribadi, arus kendaraan juga dipadati sepeda motor, bus, dan angkutan umum yang melintas di jalur tersebut.
“Sudah satu lebih satu jam menunggu, ini mau ke Medan rencananya mau lewat Jalan Tol Sinaksak, tapi beginilah keadaanya,” ujar seorang sopir bernama Yudi (35).
Di Simpang Simarimbun, petugas kepolisian menahan sementara kendaraan dari arah Sidamanik menuju Kota Pematangsiantar untuk mengurai kepadatan.
Sementara itu, kendaraan dari arah Pematangsiantar menuju Parapat atau Sidamanik justru diberikan prioritas untuk melintas lebih dahulu.
Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan khusus bagi kendaraan menuju Sidamanik dengan mengarahkan pengendara melalui jalur SPBU sebelum berbelok ke kanan melewati Pos Layanan Kepolisian.
Langkah tersebut diambil guna mengurai pertemuan arus kendaraan dari dua arah berbeda di persimpangan yang sempit dan padat.
Peningkatan volume kendaraan ini mulai terasa sejak Minggu (22/3/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Sejak saat itu, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak turun langsung ke lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Arus lalu lintas di Kota Pematangsiantar ramai lancar, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa titik,” kata AKBP Sah Udur dalam keterangan tertulis.
Beberapa titik yang mengalami lonjakan kendaraan antara lain Jalan Ringroad, Jalan Saribudolok, serta kawasan Simpang Dua di Jalan Parapat yang menjadi jalur utama perlintasan.
Dalam pemantauan situasi, kepolisian juga memanfaatkan teknologi drone untuk memonitor kondisi lalu lintas secara real-time di titik-titik rawan kemacetan.
“Kepada seluruh personel agar tetap siaga, responsif, dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melintas di wilayah Kota Pematangsiantar,” ucapnya.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]