"Kalau kemarin harga Rp 175 ribu bisa kita gunakan untuk satu minggu pemakaian, kalau sekarang tetap bisa digunakan satu minggu hanya saja jumlah pengeluarannya jauh lebih besar jika dihitung per harinya," jelas Isah.
Baca Juga:
Wakil Ketua DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pencabulan Anak di Tanjungbalai, Guru ASN Diminta Disanksi Jika Terbukti
Pandangan Pengusaha terhadap Elpiji 3 Kg
Disinggung tentang penggunaan elpiji ukuran 3 kilogram, pengusaha laundry itu mengatakan bisa saja menggunakan gas ukuran kecil.
Namun dalam penggunaannya tabung kecil hanya bisa digunakan untuk satu hari, dan dikhawatirkan saat akan pengisian ulang, stok gas 3 kilogram tidak ada.
Baca Juga:
Kabur ke Martapura, Polres Kerinci Bekuk Empat Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Lintas Provinsi
"Memang bisa menggunakan gas 3 kilogram, tapi kadang saat akan isi ulang, agen tempat kami membeli juga kehabisan stok, karena ukuran 3 kilogram banyak digunakan oleh ibu rumah tangga," jelasnya.
Dikatakan Isah, dampak naiknya gas elpiji ukuran tabung 12 kilogram tidak hanya dirasakannya sendiri.
Hal serupa juga dirasakan oleh beberapa temannya yang juga menjadi pengusaha binatu, sepeti yang berlokasi di kawasan Bukit Besar, Bukit Lama, Gandus, dan di kawasan Sukabangun.