"Tetap kami teliti. Tapi
kami juga belum bisa menyimpulkan penyebab lutung itu turun. Mungkin saja
(karena guguran), tapi sekarang lutungnya sudah kembali ke hutan," katanya.
Observasi
terhadap habitat lutung hitam lereng Merapi telah berlangsung lama. TNGM
mencatat,
setidaknya ada beberapa lokasi di sejumlah lereng Gunung Merapi.
Baca Juga:
Tragedi di Gunung Muria: Pendaki Perempuan Tewas Terjatuh ke Jurang Saat Ambil Foto
Dia
mencontohkan,
di daerah Kemalang,
Klaten,
setidaknya terdapat 19 ekor lutung hitam.
Penelitian
lapangan ini dilakukan medio Oktober 2020. Hasil pengamatan ditemukan jejak
habitat primata tersebut. Hanya saja seluruh hasil observasi belum tersaji
dalam data utuh.
"Oktober
kemarin ini monitoring lutung di beberapa lokasi. Data sementara di wilayah
Kemalang, Klaten, terpantau 19 ekor. Usianya beragam, dari usia anak-anak,
remaja hingga dewasa," ujarnya. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.