Lebih mengerikan lagi adalah ancaman moral hazard. Pembiaran terhadap praktik ini akan menciptakan narasi berbahaya di tubuh birokrasi: bahwa kejujuran adalah kesia-siaan, dan hukum hanyalah komoditas yang bisa dinegosiasikan di bawah meja.
The death of a nation begins when its laws are treated as a menu of options. Kematian sebuah bangsa dimulai ketika hukumnya diperlakukan seperti daftar menu yang bisa dipilih-pilih.
Baca Juga:
KPK Wajibkan Ratusan Pejabat Mimika Segera Laporkan Harta Kekayaan
Penindakan oleh KPK harus menjadi momentum "pembersihan besar-besaran" di DJBC. Reformasi sistem pengawasan, transparansi jalur pemeriksaan berbasis teknologi tanpa sentuhan fisik, serta penguatan integritas aparat adalah harga mati.
Tanpa pembenahan struktural yang radikal, penangkapan demi penangkapan hanya akan menjadi siklus rutin yang melelahkan.
Menindak tegas oknum Bea Cukai adalah upaya menjaga marwah negara. Hanya ketika pintu masuk perdagangan dijaga oleh tangan-tangan yang bersih, hukum dapat berdiri tegak dan ekonomi nasional memiliki fondasi yang adil serta berkelanjutan.
Baca Juga:
Polri di Bawah Presiden, Pilihan Prinsipil dalam Reformasi Keamanan
*) Penulis adalah Wakil Pemimpin Redaksi WAHANANEWS.CO
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.