Bukan hanya di Jakarta, Ara juga mengungkapkan bahwa pemerintah bakal memulai pembangunan hunian di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di kawasan Kiaracondong, Bandung. Proses pembangunan hunian tersebut akan segera dibahas bersama Pemerintah Kota Bandung, PT KAI, dan Astra.
Lebih lanjut, pemerintah tengah menyiapkan pengembangan kota-kota satelit sebagai bagian strategi jangka panjang untuk memangkas backlog perumahan. Program tersebut merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto dan akan dikembangkan bersama sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Dalam hal ini, kota satelit tersebut juga akan dilengkapi oleh sarana pendidikan seperti kampus dan lain sebagainya.
Baca Juga:
Maruarar: Intervensi Negara Penting Atasi Kemiskinan dan Wujudkan Rumah Layak Huni
Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan integrasi program legalisasi aset hunian bagi masyarakat kategori MBR. Melalui kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN, Kementerian PKP akan memberikan sertifikasi tanah secara gratis bagi kelompok MBR, termasuk penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. Program sertifikasi gratis tersebut nantinya akan dipadukan dengan program renovasi rumah serta pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat.
"Support yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil itu sertifikasi gratis digabungkan nanti dengan program BSPS yaitu bedah rumah," imbuh dia.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menambahkan bahwa program sertifikasi gratis ini pada dasarnya menyasar tiga kelompok masyarakat. Di antaranya adalah penerima BSPS, penerima fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP), serta masyarakat kategori MBR yang membangun rumah secara mandiri.
Baca Juga:
PAMA Bekali 96 Siswa SMKN 2 Muara Enim Kompetensi Kelistrikan Industri
"Jadi, judul programnya adalah sertifikasi sektor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Ini ada tiga rumpun yang berhak mendapatkan program ini," tandasnya.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.