Tak hanya itu, Endang juga menyoroti kondisi pembudidaya ikan nila di Kota Bogor yang masih menghadapi berbagai kendala, khususnya terkait rendahnya harga jual di tingkat petambak dan persoalan pembibitan.
Ia mengungkapkan bahwa harga ikan nila di tingkat pembudidaya hanya berkisar Rp18 ribu per kilogram, sedangkan di restoran dapat mencapai sekitar Rp85 ribu per kilogram.
Baca Juga:
I Ketut Suwendra Minta Revisi UU Kehutanan Perkuat Sanksi Reklamasi Tambang
Menurutnya, kesenjangan harga tersebut menunjukkan masih panjangnya rantai distribusi yang perlu dibenahi agar pembudidaya memperoleh keuntungan yang lebih layak.
Ia berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menciptakan harga yang lebih berpihak kepada petambak sekaligus memperkuat sistem pemasaran hasil perikanan.
Endang menambahkan, peluang peningkatan kesejahteraan pembudidaya ikan akan semakin besar seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:
DPR Ajak Hidupkan Kembali Pangan Nenek Moyang untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Program tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan pasokan ikan dalam jumlah besar, sehingga menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sektor budidaya perikanan sekaligus memastikan hasil produksi nelayan dan pembudidaya terserap dengan baik oleh pasar.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.