Bahlil menegaskan bahwa harga elpiji nonsubsidi memang mengikuti mekanisme pasar sehingga fluktuasi harga merupakan hal yang tidak terhindarkan dalam sistem energi terbuka.
"Harga pasar (yang nonsubsidi). Jadi contoh model kayak orang kaya, masa orang pendapatannya di atas Rp 500 juta per bulan disuruh pakai elpiji 3 kg? Sorry ye," kata Bahlil.
Baca Juga:
Polda Kalsel Sita 179 Tabung Elpiji Subsidi dari Pangkalan Nakal Langgar HET
Ia juga mengingatkan agar masyarakat berpenghasilan tinggi tidak menggunakan elpiji subsidi 3 kg yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok kurang mampu, demi menjaga keadilan distribusi energi.
Di sisi lain, pemerintah memastikan bahwa pasokan elpiji nasional dalam kondisi aman meskipun terjadi dinamika global yang memengaruhi rantai pasok energi.
"Alhamdulillah Pertamina dengan kami di ESDM, dan semua pemangku kepentingan selalu melakukan konsolidasi untuk mencari alternatif-alternatif terbaik dan sekarang posisi elpiji kita di atas standar minimum nasional. Jadi insyaallah clear," pungkas Bahlil.
Baca Juga:
Pertamina Larang Pengecer Jual Elpiji 3 Kg, Begini Cara Daftar Jadi Pangkalan Resmi
Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga telah membuka sumber impor elpiji baru dari Rusia guna memperkuat ketahanan energi nasional dan menjaga stabilitas pasokan dalam negeri.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.