Ia memaparkan bahwa daya mampu sistem mencapai 2.323 megawatt (MW), dengan beban puncak sekitar 2.210 MW.
Dengan demikian, masih terdapat cadangan daya sebesar kurang lebih 113 MW yang siap digunakan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik.
Baca Juga:
1.496 Pemudik Diberangkatkan dalam Program Mudik Bareng ESDM 2026, PLN Siapkan Layanan Maksimal
“Dengan cadangan daya yang tersedia, sistem kelistrikan di Sumatera Utara berada dalam kondisi aman untuk mendukung aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri,” ujar Mundhakir.
Untuk memastikan keandalan tersebut tetap terjaga, PLN UID Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 3.318 personel yang tersebar di 384 posko siaga kelistrikan.
Para petugas ini didukung dengan berbagai peralatan operasional yang memadai, seperti 135 unit genset, 96 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 55 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 164 unit mobil operasional, 225 unit sepeda motor, serta 22 unit truk crane.
Baca Juga:
Mudik Gratis BUMN 2026 Tembus 116 Ribu Peserta, PLN Dorong Program Ramah Lingkungan
Seluruh fasilitas ini disiapkan guna mempercepat respons penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan di lapangan.
Tak hanya itu, PLN juga menerapkan sistem pengamanan berlapis di sejumlah lokasi prioritas.
Fokus pengamanan ini mencakup tempat ibadah seperti masjid, pusat transportasi, pusat perbelanjaan, hingga berbagai fasilitas publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.