“Ini bukan hanya soal kapasitas kilang, tetapi juga penyimpanan, distribusi, dan infrastruktur energi yang terbatas,” yang membuat kawasan Afrika sangat rentan.
Sementara itu, Bangladesh dan Thailand membatasi suhu pendingin ruangan di gedung pemerintah untuk menghemat energi.
Baca Juga:
Krisis Energi Mengancam, Trump Soroti Risiko Jika Hormuz Tak Dibuka
Di Indonesia, CEO Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa menilai kebijakan work from home perlu dilengkapi strategi lain.
“Konsumsi energi Indonesia juga berasal dari sektor logistik dan industri,” sehingga WFH tidak bisa menjadi satu-satunya solusi.
IEA juga mendorong masyarakat untuk mengurangi perjalanan udara guna menekan konsumsi bahan bakar.
Baca Juga:
Luhut Warning APBN Terancam Jebol, Harga Minyak Bisa Tambah Defisit Rp 200 Triliun
Maskapai United Airlines bahkan memperingatkan potensi kenaikan harga tiket hingga 20 persen akibat krisis ini.
Penggunaan transportasi publik menjadi salah satu solusi utama yang direkomendasikan.
IEA juga menyarankan pengalihan penggunaan LPG dari sektor transportasi ke kebutuhan rumah tangga.