Ilustrasi masyarakat tengah bertransaksi di aplikasi PLN Mobile guna memperoleh promo tambah daya listrik.
"Melalui langkah-langkah ini, kami berupaya memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai kesiapan infrastruktur kelistrikan yang telah Pemerintah siapkan dari hulu hingga hilir. Harapannya, masyarakat jadi lebih yakin menggunakan kendaran listrik hari ini praktis dan tidak repot," jelas Adi.
Baca Juga:
Tak Mudik Demi Tugas, Ini Perjuangan Petugas PLN Jaga Listrik Saat Lebaran
Lebih lanjut, PLN juga terus memperkuat layanan Home Charging Services (HCS) guna memudahkan pengguna kendaraan listrik melakukan pengisian daya di rumah.
Dalam program tersebut, PLN memberikan potongan biaya sebesar 50 persen untuk pemasangan baru HCS.
Tidak hanya itu, pelanggan juga memperoleh diskon tarif listrik sebesar 30 persen khusus untuk pengisian daya kendaraan listrik pada malam hari, yakni pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Baca Juga:
PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik Saat Salat Idulfitri 1447 H di Seluruh Indonesia
"Program ini bisa dinikmati masyarakat hingga Juni 2026 mendatang dan diharapkan bisa dipergunakan sebaik-baiknya oleh pengguna kendaraan listrik yang ingin praktis melakukan pengisian daya di rumah sendiri dan berbiaya murah," tandas Adi.
Adi optimistis bahwa kehadiran PLN dalam IIMS 2026 beserta berbagai program yang ditawarkan dapat menjadi katalis dalam mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik.
Menurutnya, kendaraan listrik tidak hanya lebih hemat dan praktis, tetapi juga sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menekan emisi karbon dan mewujudkan target Net Zero Emission pada 2060 atau bahkan lebih cepat (Seremoadver).